Tag: UU 01/2023

Infografis Ketentuan Pidana Mati dalam KUHP Nasional: Masa Percobaan 10 Tahun yang menjelaskan alur Pasal 100
Artikel
Redaksi LEXmedia

Ketentuan Pidana Mati dalam KUHP Nasional

LEXmedia. Indonesia memasuki babak baru dalam sistem peradilan pidana melalui pengesahan UU Nomor 1 Tahun 2023. Salah satu poin paling krusial adalah ketentuan pidana mati dalam KUHP Nasional. Kebijakan ini mengubah wajah sanksi terberat dari hukuman mati langsung menjadi pidana bersyarat. Pemerintah kini mengedepankan pendekatan rehabilitatif daripada sekadar pembalasan dendam. Oleh

Ilustrasi syarat dan prosedur restorative justice di tingkat penyidikan polri dengan latar belakang kantor polisi dan proses mediasi
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penerapan Restorative Justice di Tingkat Penyidikan Polri

LEXmedia. Indonesia kini memasuki era transformasi hukum pidana yang sangat fundamental. Masyarakat perlu memahami Syarat dan Prosedur Restorative Justice di Tingkat Penyidikan Polri sebagai solusi hukum modern. Seiring dengan berlakunya UU No. 1/2023 atau KUHP Nasional pada tahun 2026, pendekatan hukum bergeser. Fokus utama kita kini beralih dari penghukuman pelaku

Ilustrasi legalitas bukti rekaman CCTV digital dalam kasus pidana KUHP 2026 untuk persidangan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Legalitas Bukti Rekaman CCTV di Kasus Pidana KUHP

LEXmedia. Indonesia sedang bersiap menghadapi transisi besar dalam dunia hukum pidana. Kehadiran Legalitas Bukti Rekaman CCTV Digital dalam Kasus Pidana KUHP menjadi topik hangat di kalangan praktisi dan masyarakat. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 atau KUHP Nasional membawa perubahan besar pada cara kita memandang alat bukti. Teknologi digital, khususnya kamera

Ilustrasi syarat pembelaan terpaksa (noodweer) dalam KUHP Nasional untuk perlindungan diri sah
Artikel
Redaksi LEXmedia

Syarat Pembelaan Terpaksa (Noodweer) dalam KUHP Nasional

LEXmedia. Memahami Syarat Pembelaan Terpaksa (Noodweer) dalam KUHP Nasional merupakan hal fundamental bagi setiap warga negara Indonesia saat ini. Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Produk hukum ini membawa paradigma baru dalam sistem peradilan pidana kita. Salah satu poin paling penting adalah

Proses mediasi penerapan restorative justice di tingkat kejaksaan kasus ringan melibatkan jaksa dan tokoh masyarakat
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penerapan Restorative Justice Kasus Ringan di Tingkat Kejaksaan

LEXmedia. Sistem peradilan pidana Indonesia saat ini sedang mengalami perubahan besar. Pemerintah mulai menggeser fokus dari penghukuman menuju pemulihan hubungan sosial. Salah satu instrumen pentingnya adalah penerapan restorative justice di tingkat kejaksaan kasus ringan. Pendekatan ini mengedepankan perdamaian antara korban dan pelaku. Oleh karena itu, hukum tidak lagi sekedar membalas

Ilustrasi analisis jerat hukum judi online bagi pemilik dan penyedia platform digital di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Jerat Hukum Pemilik dan Penyedia Judi Online

LEXmedia. Fenomena perjudian daring kini merusak stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Praktik ini menyebar luas melalui jaringan internet dengan akses yang sangat mudah. Oleh karena itu, kita perlu memahami jerat hukum judi online bagi pemilik dan penyedia platform tersebut. Penyelenggara judi online menghadapi ancaman pidana serius dari kerangka hukum

Ilustrasi langkah hukum menghadapi pinjol ilegal dengan ancaman sebar data pada perangkat smartphone
Artikel
Redaksi LEXmedia

Langkah Hukum Hadapi Pinjol Ilegal dengan Ancaman Sebar Data

LEXmedia. Fenomena pinjaman online (pinjol) ilegal kini menjadi ancaman serius bagi stabilitas finansial dan psikologis masyarakat Indonesia. Banyak nasabah terjebak dalam skema bunga tinggi yang berujung pada praktik penagihan kasar. Selain itu, ancaman yang paling meresahkan adalah penyebaran data pribadi kepada kontak ponsel nasabah. Oleh karena itu, Anda harus memahami

Ilustrasi Pemain dan Penyidik Polri yang menampilkan Jerat Hukum Judi Online bagi Pemain dan Promotor Menurut KUHP dan UU ITE
Artikel
Redaksi LEXmedia

Jerat Hukum Judi Online Pemain dan Promotor

LEXmedia. Maraknya praktik perjudian daring di Indonesia kini menjadi ancaman serius bagi ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, setiap warga negara wajib memahami Jerat Hukum Judi Online bagi Pemain dan Promotor Menurut KUHP Nasional terbaru. Fenomena ini bukan lagi sekadar pelanggaran administratif biasa. Namun, ini merupakan kejahatan siber terstruktur yang melibatkan

Ilustrasi timbangan keadilan dan buku UU Nasional mengenai Batasan Kritik dan Pencemaran Nama Baik Menurut KUHP 2026 secara jelas
Artikel
Redaksi LEXmedia

Batasan Kritik dan Pencemaran Nama Baik Menurut KUHP

LEXmedia. Memahami Batasan Kritik dan Pencemaran Nama Baik Menurut KUHP 2026 merupakan hal krusial bagi seluruh masyarakat Indonesia saat ini. Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Nasional). Regulasi ini akan berlaku penuh pada tahun 2026 sebagai pengganti hukum warisan kolonial. Oleh karena