Tag: KUHPerdata

Praktisi hukum menandatangani kontrak elektronik dengan tanda tangan elektronik tersertifikasi di tablet digital
Artikel
Redaksi LEXmedia

Keabsahan Tanda Tangan Elektronik di Persidangan

LEXmedia. Transaksi bisnis di Indonesia kini bergerak cepat menuju format digital. Oleh karena itu, pertanyaan tentang keabsahan tanda tangan elektronik menjadi sangat relevan bagi pelaku usaha, notaris, dan praktisi hukum. Selain soal keabsahan kontrak, banyak pihak juga mempertanyakan kekuatan pembuktian dokumen elektronik apabila sengketa berlanjut ke persidangan. Artikel ini menguraikan

Praktisi hukum dan investor asing meninjau perjanjian bisnis PMA untuk mitigasi risiko wanprestasi
Artikel
Redaksi LEXmedia

Mitigasi Risiko Wanprestasi PMA

LEXmedia. Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) menghadapi kompleksitas hukum yang tinggi saat menjalin perjanjian bisnis di Indonesia. Mitigasi risiko wanprestasi PMA menjadi kebutuhan mendesak karena perbedaan sistem hukum, bahasa, dan kebiasaan bisnis antar pihak. Oleh karena itu, pelaku usaha PMA perlu memahami kerangka hukum yang mengatur wanprestasi sejak tahap penyusunan

Praktisi hukum memeriksa bukti digital chat WhatsApp sebagai alat bukti di persidangan perdata
Artikel
Redaksi LEXmedia

Bukti Digital Chat WhatsApp di Persidangan Perdata

LEXmedia. Percakapan WhatsApp kini menjadi bagian tak terpisahkan dari transaksi bisnis, kesepakatan kerja, hingga komunikasi rumah tangga. Ketika sengketa perdata muncul, pertanyaan yang paling sering diajukan klien kepada praktisi hukum adalah apakah bukti digital chat WhatsApp bisa dijadikan alat bukti yang sah di pengadilan. Pertanyaan ini wajar muncul karena screenshot

Praktisi hukum menganalisis penerapan vicarious liability kecelakaan kerja bagi tanggung jawab perusahaan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Vicarious Liability dalam Kecelakaan Kerja

LEXmedia. Kecelakaan kerja sering menimbulkan pertanyaan mendasar: siapa yang bertanggung jawab atas kerugian pekerja? Doktrin vicarious liability dalam kecelakaan kerja menjawab pertanyaan ini dengan tegas. Doktrin ini menempatkan perusahaan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian karyawannya, meskipun perusahaan tidak melakukan kesalahan secara langsung. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat

Pengacara meninjau kontrak bisnis terkait wanprestasi force majeure di kantor hukum Jakarta
Artikel
Redaksi LEXmedia

Wanprestasi Perjanjian Saat Force Majeure

LEXmedia. Wanprestasi force majeure sering membingungkan pelaku usaha ketika perjanjian kontrak bisnis terhambat oleh peristiwa di luar kendali. Banyak debitur mengklaim keadaan memaksa begitu saja, padahal hukum perdata Indonesia mensyaratkan pembuktian ketat. Artikel ini membahas akibat hukum wanprestasi force majeure berdasarkan Pasal 1244, 1245, dan 1865 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Dua pelaku usaha berjabat tangan setelah mencapai kesepakatan restorative justice komersial di ruang mediasi
Artikel
Redaksi LEXmedia

Restorative Justice Komersial, Solusi Sengketa Bisnis

LEXmedia. Sengketa bisnis kerap membebani waktu dan biaya para pihak yang berperkara. Oleh karena itu, banyak pelaku usaha mulai melirik restorative justice komersial sebagai jalur penyelesaian yang lebih cepat dan bermartabat. Pendekatan ini menekankan pemulihan hubungan, bukan sekadar penjatuhan sanksi. Selain itu, langkah hukum ini sejalan dengan semangat efisiensi peradilan

Perlindungan hukum rahasia dagang perusahaan dari mantan karyawan di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Rahasia Dagang Perusahaan vs Mantan Karyawan

  LEXmedia. Rahasia dagang perusahaan merupakan aset bisnis paling berharga yang sering kali luput dari perlindungan hukum yang memadai. Banyak perusahaan baru menyadari pentingnya proteksi ini setelah mantan karyawan membocorkan informasi strategis kepada pesaing. Oleh karena itu, memahami kerangka hukum perlindungan rahasia dagang perusahaan di Indonesia menjadi kebutuhan mendesak bagi

Dokumen hukum untuk proses pembatalan perjanjian kerja sama bisnis akibat klausul force majeure terkait gagal bayar
Artikel
Redaksi LEXmedia

Hukum Pembatalan Perjanjian Kerja Sama

LEXmedia. Dalam praktik hukum komersial di Indonesia, klausul keadaan memaksa sering menjadi tameng legalitas bagi pihak yang tidak mampu memenuhi kewajibannya. Namun, benarkah setiap peristiwa cidera janji dapat langsung dikategorikan sebagai keadaan memaksa? Pertanyaan ini kerap muncul ketika krisis ekonomi melanda dunia usaha secara masif. Pihak terafiliasi harus memahami bahwa

Direksi menandatangani akta RUPS menggunakan tanda tangan elektronik di hadapan notaris
Artikel
Redaksi LEXmedia

Legalitas Tanda Tangan Elektronik Direksi Akta RUPS

LEXmedia. Transformasi digital mendorong perseroan terbatas untuk mengadopsi mekanisme rapat daring secara masif. Namun, pertanyaan krusial segera muncul: apakah tanda tangan elektronik direksi dalam akta otentik Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) memiliki kekuatan hukum yang setara dengan tanda tangan basah? Pertanyaan ini menyentuh persimpangan tiga rezim hukum sekaligus, yaitu hukum

Panduan hukum praktis menghadapi praktik trademark squatting terhadap merek terkenal di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Praktik Trademark Squatting Merek

LEXmedia. Dalam lanskap bisnis modern, merek dagang bukan lagi sekadar simbol identitas visual dari suatu produk. Merek telah menjelma menjadi aset strategis yang mencerminkan reputasi, kepercayaan konsumen, serta nilai ekonomi perusahaan. Namun, perkembangan bisnis yang pesat ini juga memicu munculnya berbagai macam tindakan kecurangan yang merugikan. Salah satu fenomena yang