Tag: KUHP Baru

Dokumen hukum dan alat tulis sebagai ilustrasi panduan praktis menghadapi somasi
Artikel
Redaksi LEXmedia

Hadapi Somasi Pencemaran Nama Baik

LEXmedia. Menerima surat peringatan atau somasi seringkali memicu kepanikan instan bagi siapa saja. Terlebih lagi, jika surat tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana penghinaan di ruang digital. Namun, langkah awal yang paling krusial adalah tetap tenang dan tidak merespons secara emosional. Artikel ini akan membahas menghadapi somasi pencemaran nama baik

Analisis Tafsir Hukum Delik Menyebarkan Berita Bohong menggunakan palu hakim dan tablet digital
Artikel
Redaksi LEXmedia

Tafsir Hukum Menyebarkan Berita Bohong

LEXmedia. Lanskap informasi digital di Indonesia mengalami transformasi radikal yang memicu kerentanan masif terhadap disinformasi terstruktur. Penyebaran hoaks kini bukan sekadar masalah etika, melainkan ancaman serius terhadap stabilitas nasional dan ketertiban umum. Oleh karena itu, masyarakat memerlukan tafsir hukum delik menyebarkan berita bohong sebagai panduan literasi. Pemerintah merespons fenomena ini

Penerapan Hukum Pidana Membuat Keonaran di Media Sosial dalam sidang sengketa digital informasi hoaks
Artikel
Redaksi LEXmedia

Analisis UU dan Putusan MK Hukum Keonaran di Media Sosial

LEXmedia. Perkembangan teknologi mengubah lanskap hukum secara fundamental di Indonesia. Saat ini, masyarakat menggunakan internet untuk mengekspresikan opini secara bebas. Namun, dinamika digital ini seringkali memicu konflik sosial yang serius. Oleh karena itu, kita memerlukan pemahaman yang jelas mengenai batas-batasan hukum. Pemerintah berupaya menjaga stabilitas nasional melalui regulasi yang ketat.

Analisis Apakah Pasal Karet UU ITE masih Berlaku setelah KUHP Baru
Artikel
Redaksi LEXmedia

Apakah Pasal Karet UU ITE Masih Berlaku Setelah KUHP Baru?

LEXmedia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru) telah resmi berlaku menggantikan regulasi warisan kolonial. Namun, pemberlakuan kodifikasi hukum pidana nasional ini memicu pertanyaan besar di kalangan masyarakat dan praktisi hukum siber. Salah satu isu krusial yang terus diperdebatkan adalah nasib pasal-pasal multitafsir yang mengatur

Prosedur Penahanan Tersangka Pencemaran Nama Baik menurut KUHP Baru
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penahanan Tersangka Pencemaran Nama Baik menurut KUHP

LEXmedia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) membawa perubahan besar bagi penegakan hukum pidana di Indonesia. Salah satu fokus yang menarik perhatian publik adalah tindak pidana menyerang kehormatan. Oleh karena itu, masyarakat dan praktisi hukum wajib memahami regulasi terbaru ini. Artikel ini akan mengulas secara

Dampak pencabutan izin usaha perusahaan manufaktur akibat pelanggaran hukum lingkungan hidup di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Pencabutan Izin Usaha Manufaktur dan Hukum Lingkungan Hidup

LEXmedia. Lanskap regulasi lingkungan hidup di Indonesia kini mengalami penguatan yang sangat signifikan. Pemerintah secara tegas mengintegrasikan perizinan berusaha dengan kepatuhan lingkungan pasca-amandemen regulasi sektoral. Sektor manufaktur, sebagai tulang punggung ekonomi, membawa risiko ekologis yang besar, mulai dari emisi hingga pengelolaan limbah. Oleh karena itu, ketika pelanggaran hukum berulang terjadi

Penerapan restorative justice di tingkat pengadilan berdasarkan PERMA No 1 Tahun 2024 dan UU No 1 Tahun 2023
Artikel
Redaksi LEXmedia

Restorative Justice di Tingkat Pengadilan dalam KUHP dan PerMA

LEXmedia. Transformasi besar sedang terjadi dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Kehadiran Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru membawa pergeseran paradigma hukum yang sangat fundamental. Sistem peradilan kita kini mulai meninggalkan model retributif yang kaku dan beralih ke model restoratif yang humanis. Salah satu fokus utama dari reformasi ini adalah penerapan

Visual analisis pasal penghinaan presiden kuhp baru dan kebebasan berpendapat di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Pasal Penghinaan Presiden KUHP dan Kebebasan Berpendapat

LEXmedia. Ekosistem hukum pidana Indonesia resmi memasuki babak baru yang sangat monumental melalui pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Peralihan dari hukum warisan kolonial menuju norma hukum nasional ini membawa optimisme besar bagi kemajuan sistem peradilan. Namun, ketentuan dalam kluster pasal penyerangan harkat dan

Ilustrasi legalitas bukti rekaman CCTV digital dalam kasus pidana KUHP 2026 untuk persidangan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Legalitas Bukti Rekaman CCTV di Kasus Pidana KUHP

LEXmedia. Indonesia sedang bersiap menghadapi transisi besar dalam dunia hukum pidana. Kehadiran Legalitas Bukti Rekaman CCTV Digital dalam Kasus Pidana KUHP menjadi topik hangat di kalangan praktisi dan masyarakat. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 atau KUHP Nasional membawa perubahan besar pada cara kita memandang alat bukti. Teknologi digital, khususnya kamera

Ilustrasi Pemain dan Penyidik Polri yang menampilkan Jerat Hukum Judi Online bagi Pemain dan Promotor Menurut KUHP dan UU ITE
Artikel
Redaksi LEXmedia

Jerat Hukum Judi Online Pemain dan Promotor

LEXmedia. Maraknya praktik perjudian daring di Indonesia kini menjadi ancaman serius bagi ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, setiap warga negara wajib memahami Jerat Hukum Judi Online bagi Pemain dan Promotor Menurut KUHP Nasional terbaru. Fenomena ini bukan lagi sekadar pelanggaran administratif biasa. Namun, ini merupakan kejahatan siber terstruktur yang melibatkan