Tag: Sertipikat Tanah

Mediasi penyelesaian konflik agraria antara petani, perwakilan perusahaan, dan mediator pertanahan dengan peta bidang tanah di atas meja
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penyelesaian Konflik Agraria Terbaru

LEXmedia. Konflik tanah masih menjadi persoalan hukum paling rumit di Indonesia. Petani, masyarakat adat, dan korporasi kerap memperebutkan lahan yang sama. Karena itu, pemahaman tentang penyelesaian konflik agraria kini menjadi kebutuhan praktis. Terlebih, DPR mengesahkan UU Pengaturan Reforma Agraria pada 22 September 2026. Artikel ini menguraikan dasar hukum, tahapan, dan

Warga mengurus penggantian sertipikat elektronik hilang di kantor pertanahan BPN
Artikel
Redaksi LEXmedia

Pengurusan Sertipikat Tanah Hilang atau Rusak

LEXmedia. Kehilangan bukti hak atas tanah membuat pemilik properti panik. Namun, pemerintah sudah menyiapkan jalur hukum yang jelas melalui transformasi sertipikat elektronik. Artikel ini membahas tata cara mengurus sertipikat tanah hilang atau rusak berdasarkan peraturan Kementerian ATR/BPN. Selain itu, pembahasan mencakup dasar hukum, syarat dokumen, dan langkah praktis agar proses

Proses balik nama sertipikat elektronik antara PPAT dan pemilik tanah di kantor pertanahan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Balik Nama Sertipikat Tanah Elektronik

LEXmedia. Balik nama sertipikat tanah elektronik menjadi kebutuhan hukum yang mendesak bagi masyarakat yang membeli, mewarisi, atau menerima hibah tanah. Sejak Kementerian ATR/BPN mendorong digitalisasi layanan pertanahan, prosesnya kini berjalan melalui sistem terintegrasi. Namun, banyak pemilik tanah masih bingung memahami alur dan dasar hukumnya. Artikel ini menyajikan panduan hukum praktis

Visualisasi Langkah Hukum Menghadapi Sengketa Tanah dengan Mafia Tanah di pengadilan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Langkah Hukum Menghadapi Sengketa Tanah dengan Mafia Tanah

LEXmedia. Ancaman mafia tanah terus berevolusi menjadi tantangan serius bagi kepastian hukum di Indonesia. Fenomena ini merupakan kejahatan pertanahan yang terencana, terstruktur, dan seringkali terorganisir. Oleh karena itu, kita memerlukan langkah hukum menghadapi sengketa tanah dengan mafia tanah yang tepat. Kejahatan ini biasanya melibatkan pemalsuan dokumen dan manipulasi surat keterangan