Tag: UU 20/2025

Perbandingan buku KUHP Lama (WvS) dan KUHP Baru Nasional di atas meja hukum, menggambarkan transisi paradigma hukum pidana Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Perbedaan Paradigma KUHP Lama vs KUHP Baru

LEXmedia. Sejak 2 Januari 2026, Indonesia resmi meninggalkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana warisan kolonial. Pemerintah memberlakukan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Nasional. Perubahan ini bukan sekadar revisi pasal biasa. Perbedaan KUHP lama vs KUHP baru ini menyentuh cara berpikir mendasar tentang keadilan pidana. Oleh karena itu, masyarakat wajib

Ilustrasi sidang pengadilan yang menggambarkan penerapan hak terdakwa KUHP Nasional di ruang sidang Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Dampak KUHP Nasional Hak Terdakwa

LEXmedia. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional resmi berlaku sejak 2 Januari 2026. Perubahan ini membawa konsekuensi besar bagi sistem peradilan pidana Indonesia. Oleh karena itu, memahami dampak KUHP Nasional terhadap hak terdakwa menjadi kebutuhan mendesak bagi akademisi, praktisi, maupun masyarakat awam. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP menggantikan

Dokumen laporan kedudukan hasil audit BPKP sebagai bukti dalam persidangan tindak pidana korupsi
Artikel
Redaksi LEXmedia

Hasil Audit BPKP Bukti Kasus Korupsi

LEXmedia. Pemberantasan kasus tindak pidana korupsi di Indonesia membutuhkan instrumen pembuktian yang solid dan akurat. Penegak hukum seringkali menghadapi kendala saat menghitung secara pasti jumlah kerugian nyata keuangan negara. Oleh karena itu, penyidik membutuhkan lembaga pengawasan eksternal yang memiliki keahlian khusus di bidang akuntansi forensik. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan

Penahanan tersangka korupsi sakit di Indonesia dalam perspektif hukum
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penahanan Tersangka Korupsi Yang Sedang Sakit

LEXmedia. Proses penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia sering kali dihadapkan pada dilema yang cukup pelik. Hal ini terjadi saat penyidik harus melakukan penahanan tersangka korupsi yang sedang sakit. Persoalan tersebut bukan sekadar masalah teknis prosedural semata. Sebaliknya, isu ini menyentuh aspek mendasar mengenai keseimbangan antara kepastian hukum dan

Dokumen hukum dan palu hakim untuk pelaksanaan prosedur penyitaan aset perusahaan tindak pidana pencucian uang
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penyitaan Aset Perusahaan Pidana Pencucian Uang

LEXmedia. Tindak pidana pencucian uang (TPPU) kini menjadi ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi nasional. Para pelaku kejahatan terus mengembangkan modus operandi mereka demi menyembunyikan uang hasil haram. Salah satu strategi yang sering mereka gunakan adalah mengalihkan dana melalui badan hukum atau perusahaan. Oleh karena itu, publik perlu memahami secara mendalam

Dokumen berkas perkara resmi untuk proses tata cara penuntutan pidana menurut KUHAP di pengadilan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penuntutan Pidana Menurut KUHAP Baru

LEXmedia. Sistem peradilan pidana Indonesia kini mengalami transformasi besar yang mempengaruhi mekanisme penegakan hukum. Pemahaman mengenai tata cara penuntutan pidana menurut KUHAP baru menjadi instrumen penting demi menjamin kepastian hukum substantif. Regulasi ini tidak sekadar mengatur aspek formalitas persidangan, tetapi juga menjaga keseimbangan hak antara terdakwa dan korban. Hadirnya Undang-Undang

Proses penyitaan barang bukti kayu ilegal oleh penyidik penegakan hukum di sebuah tempat penimbunan kayu
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penyitaan Barang Bukti Kayu Ilegal

LEXmedia. Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pemberantasan pembalakan liar. Praktik kejahatan ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga menggerogoti potensi penerimaan negara. Dalam konteks penegakan hukum, tindakan penyitaan barang bukti kayu ilegal menjadi langkah krusial yang wajib berjalan secara sah. Aparat penegak hukum harus memastikan setiap tindakan penyitaan didasarkan pada

Prosedur Penahanan Tersangka Pencemaran Nama Baik menurut KUHP Baru
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penahanan Tersangka Pencemaran Nama Baik menurut KUHP

LEXmedia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) membawa perubahan besar bagi penegakan hukum pidana di Indonesia. Salah satu fokus yang menarik perhatian publik adalah tindak pidana menyerang kehormatan. Oleh karena itu, masyarakat dan praktisi hukum wajib memahami regulasi terbaru ini. Artikel ini akan mengulas secara

Penerapan restorative justice dalam perkara pidana bisnis di Indonesia melalui ruang mediasi penegak hukum dan advokat korporasi
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penerapan Restorative Justice dalam Perkara Pidana Bisnis

LEXmedia. Dunia hukum bisnis di Indonesia sedang mengalami pergeseran paradigma yang sangat fundamental. Saat ini, penerapan restorative justice dalam perkara pidana bisnis di Indonesia menjadi pilihan penyelesaian sengketa hukum korporasi. Melalui pendekatan ini, penyelesaian pidana tidak lagi fokus pada pemidanaan badan melainkan pada pemulihan kerugian korban dan perbaikan dampak ekonomi.

Analisis perluasan wewenang praperadilan dalam KUHAP baru 2026 di Pengadilan Negeri
Artikel
Redaksi LEXmedia

Perluasan Wewenang Praperadilan dalam KUHAP Baru

LEXmedia. Ekosistem hukum Indonesia saat ini memasuki era baru yang sangat fundamental. Pemerintah resmi mengundangkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Regulasi modern ini berjalan beriringan dengan UU Nomor 1 Tahun 2026. Oleh karena itu, masyarakat luas wajib memahami reformasi yudisial ini secara menyeluruh.