Tag: Kerugian Negara

Ilustrasi mekanisme pemulihan aset negara oleh kejaksaan melalui proses hukum dan pengadilan di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Mekanisme Pemulihan Aset Negara oleh Kejaksaan

LEXmedia. Kerugian negara akibat tindak pidana korupsi kerap mencapai angka triliunan rupiah setiap tahun. Oleh karena itu, pemulihan aset negara menjadi agenda hukum yang tidak dapat ditunda oleh Kejaksaan. Proses ini tidak sekadar menghukum pelaku, melainkan juga mengembalikan hak keuangan negara secara nyata. Artikel ini membahas dasar hukum, tahapan, dan

Palu hakim dan dokumen audit menggambarkan perbedaan kesalahan administrasi dan tindak pidana korupsi di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Perbedaan Kesalahan Administrasi vs Pidana Korupsi

LEXmedia. Banyak pejabat publik dan pelaku usaha khawatir setiap penyimpangan anggaran otomatis berujung pidana. Padahal, hukum Indonesia membedakan secara tegas antara kesalahan administrasi dan tindak pidana korupsi. Perbedaan kesalahan administrasi dan tindak pidana korupsi ini menentukan apakah suatu penyimpangan diselesaikan melalui koreksi internal atau berujung proses pidana di pengadilan. Artikel

Analisis Tanggung Jawab Hukum Direksi BUMN Pasca Pembubaran Kementerian BUMN dalam rapat direksi
Artikel
Redaksi LEXmedia

Tanggung Jawab Hukum Direksi BUMN

LEXmedia. Kita menyaksikan perubahan fundamental dalam struktur kelembagaan negara saat ini. Pemerintah resmi membubarkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Kebijakan ini berlandaskan pada ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 juncto Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025. Oleh karena itu, regulasi baru ini membawa implikasi sangat serius yang berkaitan erat dengan aspek

Dokumen laporan kedudukan hasil audit BPKP sebagai bukti dalam persidangan tindak pidana korupsi
Artikel
Redaksi LEXmedia

Hasil Audit BPKP Bukti Kasus Korupsi

LEXmedia. Pemberantasan kasus tindak pidana korupsi di Indonesia membutuhkan instrumen pembuktian yang solid dan akurat. Penegak hukum seringkali menghadapi kendala saat menghitung secara pasti jumlah kerugian nyata keuangan negara. Oleh karena itu, penyidik membutuhkan lembaga pengawasan eksternal yang memiliki keahlian khusus di bidang akuntansi forensik. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan