Tag: UU 08/2016

Dokumen UU Pelindungan Ketenagakerjaan dan palu hakim di meja rapat perusahaan, dengan manajer HR, penasihat hukum, dan pekerja berdiskusi
Artikel
Redaksi LEXmedia

13 Ketentuan Baru UU Pelindungan Ketenagakerjaan

LEXmedia. DPR mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna ke-9 pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini memuat 23 bab dan 313 pasal. Selain itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut ada 13 ketentuan baru di dalamnya. Oleh karena itu, perusahaan perlu memetakan dampaknya sejak sekarang. Artikel ini mengurai ketiga belas ketentuan tersebut

Insentif perusahaan mempekerjakan penyandang disabilitas — karyawan penyandang disabilitas bekerja di kantor inklusif
Artikel
Redaksi LEXmedia

Insentif Perusahaan Rekrut Pekerja Disabilitas

LEXmedia. Pemerintah Indonesia terus mendorong dunia usaha merekrut tenaga kerja penyandang disabilitas. Insentif bagi perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas kini menjadi instrumen kunci untuk mewujudkan pasar kerja yang inklusif. Namun, banyak pelaku usaha belum memahami skema insentif ini secara menyeluruh. Artikel ini membahas dasar hukum, bentuk insentif, serta langkah kepatuhan

Pekerja penyandang disabilitas bekerja di kantor modern yang menerapkan konsesi tempat kerja disabilitas
Artikel
Redaksi LEXmedia

Hak Konsesi Kerja Penyandang Disabilitas

LEXmedia. Penyandang disabilitas berhak mendapatkan hak konsesi tempat kerja yang layak. Hak ini bukan sekadar wacana. Negara mengaturnya secara tegas melalui undang-undang. Namun, banyak perusahaan masih belum memahami kewajiban ini secara utuh. Artikel ini membahas dasar hukum konsesi tempat kerja disabilitas di Indonesia. Pembahasan mencakup Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016

Ilustrasi kewajiban korporasi dalam pemenuhan kuota pekerja disabilitas sesuai UU No 8 Tahun 2016 di lingkungan kantor modern
Artikel
Redaksi LEXmedia

Kewajiban Korporasi dalam Pemenuhan Kuota Pekerja Disabilitas

LEXmedia. Inklusi ketenagakerjaan menjadi isu krusial bagi setiap perusahaan di Indonesia. Berdasarkan UU No. 8/2016, terdapat kewajiban korporasi dalam pemenuhan kuota pekerja disabilitas yang harus segera dilaksanakan secara efektif. Perusahaan swasta wajib mempekerjakan minimal 1% penyandang disabilitas dari total karyawan. Namun, implementasi ini seringkali terhambat oleh kurangnya pemahaman regulasi teknis.