Tag: UU 20/2016

Dokumen sertifikat merek dan akta hak merek jaminan fidusia di meja kerja praktisi hukum Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Legalitas Hak Merek Sebagai Jaminan Fidusia

LEXmedia. Hak merek jaminan fidusia kini menjadi topik penting bagi pelaku usaha yang membutuhkan pembiayaan tanpa aset fisik. Banyak pemilik usaha rintisan justru memiliki merek dagang bernilai tinggi, namun minim aset tanah atau bangunan. Oleh karena itu, hak atas merek dagang mulai dilirik sebagai agunan alternatif dalam skema kredit perbankan

Praktisi hukum meninjau dokumen sengketa pelanggaran merek dagang di kantor hukum
Artikel
Redaksi LEXmedia

Cara Atasi Pelanggaran Merek Dagang

LEXmedia. Pelanggaran merek dagang oleh pesaing bisa merusak reputasi bisnis dan menggerus pendapatan secara signifikan. Oleh karena itu, pemilik merek terdaftar wajib memahami langkah hukum yang tepat untuk melindungi asetnya. Artikel ini menyajikan panduan hukum praktis mengenai cara mengatasi pelanggaran merek dagang oleh pesaing berdasarkan peraturan perundang-undangan terbaru di Indonesia.

Konsultan hukum meninjau dokumen perlindungan kekayaan intelektual pariwisata di kantor modern
Artikel
Redaksi LEXmedia

Perlindungan Kekayaan Intelektual Pariwisata

LEXmedia. Sektor pariwisata Indonesia menyimpan aset tak berwujud bernilai ekonomi tinggi. Aset ini mencakup merek destinasi, karya kreatif, hingga produk khas daerah. Namun, banyak pelaku usaha pariwisata belum memahami pentingnya perlindungan kekayaan intelektual pariwisata secara hukum. Akibatnya, produk unggulan daerah rentan diklaim oleh pihak lain yang tidak berhak. Isu ini

Panduan hukum praktis menghadapi praktik trademark squatting terhadap merek terkenal di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Praktik Trademark Squatting Merek

LEXmedia. Dalam lanskap bisnis modern, merek dagang bukan lagi sekadar simbol identitas visual dari suatu produk. Merek telah menjelma menjadi aset strategis yang mencerminkan reputasi, kepercayaan konsumen, serta nilai ekonomi perusahaan. Namun, perkembangan bisnis yang pesat ini juga memicu munculnya berbagai macam tindakan kecurangan yang merugikan. Salah satu fenomena yang

Ilustrasi palu hakim dan berkas pendaftaran merek untuk artikel Sengketa Merek Dagang: Ketika Itikad Tidak Baik Menggugurkan Hak Eksklusif
Artikel
Ajis Mujahidin

Mengurai Sengketa Merek karena Itikad Tidak Baik

Dalam dunia usaha, merek bukan sekadar nama yang ditempel di produk. Ia adalah identitas bisnis, alat pembeda, sekaligus aset yang dapat membangun reputasi dan nilai ekonomi. Karena itu, sengketa merek hampir selalu menyentuh dua hal yang sensitif: siapa yang berhak atas tanda tersebut, dan apakah pendaftaran dilakukan dengan itikad baik