Tag: Boedel Pailit

Ilustrasi urutan pembayaran utang pailit PT dengan dokumen hukum dan palu hakim di meja kerja
Artikel
Redaksi LEXmedia

Urutan Pembayaran Utang PT Pailit

LEXmedia. Kepailitan Perseroan Terbatas menimbulkan konsekuensi hukum yang kompleks bagi para kreditur. Ketika Pengadilan Niaga menyatakan sebuah PT pailit, kurator segera meletakkan sita umum atas seluruh harta debitur. Namun, hukum tidak membagikan harta tersebut secara merata kepada semua pihak. Sebaliknya, sistem hukum Indonesia menetapkan urutan pembayaran utang pailit berdasarkan kedudukan

Seorang kurator hukum sedang meneliti dokumen keuangan di meja kerja sebagai bagian dari proses asset tracing kepailitan
Artikel
Ajis Mujahidin

Asset Tracing dalam Kepailitan: Mencari Aset Yang Tidak Terlihat

Dalam perkara kepailitan, tidak semua aset Debitur selalu berada di tempat yang mudah ditemukan. Ada tanah yang tercatat atas nama Debitur tetapi dikuasai pihak lain. Ada kendaraan yang secara administratif masih terdaftar sebagai milik Debitur tetapi telah berpindah penguasaan. Ada piutang yang belum tertagih. Ada saham yang berada dalam struktur

Peran kurator kepailitan berjas sedang meneliti dan menunjuk ke tumpukan dokumen penting di atas meja kantor kayu, dengan papan nama 'KURATOR', laptop, dan buku hukum, berlatar belakang pemandangan pelabuhan kontainer besar
Artikel
Ajis Mujahidin

Kurator Bukan Sekedar Menjual Aset: Mengubah Paradigma Pemberesan Harta Pailit

Masih ada anggapan bahwa pekerjaan Kurator dalam perkara kepailitan pada akhirnya hanya bermuara pada satu pekerjaan: menjual harta Debitur kemudian membagikan hasilnya kepada Kreditur. Pandangan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Menjual aset memang merupakan bagian penting dalam pemberesan, tetapi pemberesan harta pailit tidak identik dengan penjualan aset. Sebelum sampai pada tahap

lustrasi kurator hukum meneliti dokumen aset untuk proses asset recovery kepailitan
Artikel
Ajis Mujahidin

Ketika Harta Pailit “Dirampas”: Perlindungan Boedel Pailit dan Peran Kurator dalam Asset Recovery

Dalam praktik kepailitan, persoalan terbesar tidak selalu muncul ketika Kurator mulai menjual harta pailit. Justru persoalan dapat muncul jauh sebelumnya, yaitu ketika Kurator menemukan bahwa sebagian aset Debitur sudah tidak lagi berada dalam penguasaan Debitur, telah dialihkan kepada pihak lain, disembunyikan, dijaminkan, atau bahkan secara fisik masih ada tetapi secara

Penerapan asas piercing the corporate veil ketika PT Perorangan pailit hukum di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Asas Piercing the Corporate Veil PT Perorangan Pailit

LEXmedia. Dalam praktik hukum bisnis di Indonesia, asas piercing the corporate veil merupakan mekanisme penting untuk menjaga keseimbangan pasar. Doktrin menembus tabir perseroan ini melindungi kepentingan kreditur dari itikad buruk pelaku usaha. Kehadiran jenis badan hukum baru melalui UU Cipta Kerja mengubah lanskap pertanggungjawaban hukum secara signifikan. Masalah hukum muncul

Dokumen hukum dan palu sidang sebagai bentuk langkah hukum mitigasi risiko perusahaan pailit agar dapat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)
Artikel
Redaksi LEXmedia

Panduan Hukum JKP Perusahaan Pailit

LEXmedia. Dalam era ketidakpastian ekonomi global saat ini, risiko kepailitan perusahaan menjadi ancaman nyata bagi dunia bisnis. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kelangsungan usaha, tetapi juga mengancam kesejahteraan para pekerja. Ketika pengadilan niaga menyatakan sebuah perusahaan pailit, nasib pekerja langsung berada di ujung tanduk, maka perusahaan harus memahami instrumen

Peran Hakim Pengawas dalam Mengawasi Kewajiban Kurator Kepailitan saat memeriksa dokumen laporan keuangan boedel pailit di Pengadilan Niaga
Artikel
Redaksi LEXmedia

Peran Hakim Pengawas Perkara Kepailitan

LEXmedia. Proses kepailitan di Indonesia seringkali menghadapi tantangan besar terkait tata kelola harta pailit, untuk menyeimbangkan kepentingan kreditor dan debitur, integritas pengurusan aset menjadi kunci utama. Oleh karena itu, peran Hakim Pengawas dalam mengawasi kewajiban Kurator kepailitan sangat sentral sebagai benteng keadilan prosedural. Tanpa pengawasan ketat, potensi kelalaian pengelolaan aset