Tag: Fintech Lending

Petugas kepatuhan memantau dasbor pelaporan harian saat pinjol lapor data transaksi pendanaan ke OJK
Artikel
Redaksi LEXmedia

Kewajiban Pinjol Lapor Data Transaksi ke OJK

LEXmedia. OJK kini menegaskan bahwa setiap pinjol lapor data transaksi pendanaan secara lengkap, akurat, dan tepat waktu. Kewajiban ini bersumber dari POJK Nomor 8 Tahun 2026 yang berlaku sejak 6 Juli 2026. Selain itu, penyelenggara tetap terikat pada POJK Nomor 40 Tahun 2024 dan UU Nomor 27 Tahun 2022. Oleh

Petugas kepatuhan meninjau laporan data transaksi sesuai aturan larangan jual data pinjol
Artikel
Redaksi LEXmedia

Larangan Jual Data Pengguna Pinjol

LEXmedia. Larangan jual data pengguna pinjol kini menjadi salah satu fokus utama regulasi jasa keuangan digital di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK Nomor 8 Tahun 2026 pada 5 Agustus 2026 untuk memperkuat perlindungan data pengguna pinjaman online. Peraturan ini melengkapi ketentuan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang

Ilustrasi korban menghadapi sanksi penyebaran data pribadi oleh aplikasi pinjaman online di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Sanksi Penyebaran Data Pribadi oleh Fintech Lending

  LEXmedia. Kasus penyebaran data pribadi oleh platform Fintech Lending (Pinjaman Online/Pinjol) masih terus terjadi di Indonesia. Banyak nasabah mengalami teror penagihan setelah kontak pribadinya disebarkan tanpa izin. Kondisi ini mendorong masyarakat mencari kejelasan tentang sanksi hukum penyebaran data pribadi yang berlaku bagi penyelenggara fintech lending nakal. Artikel ini menjelaskan

Warga Indonesia mengalami tekanan akibat penagihan pinjaman online ilegal
Artikel
Redaksi LEXmedia

Legalitas Penagihan Pinjol Ilegal

LEXmedia. Praktik penagihan pinjaman online (pinjol) ilegal masih marak terjadi di masyarakat Indonesia hingga saat ini. Banyak konsumen mengalami intimidasi, ancaman, hingga penyebaran data pribadi saat proses penagihan berlangsung. Padahal, hukum Indonesia telah mengatur batasan tegas mengenai cara penagihan yang sah. Oleh karena itu, memahami legalitas penagihan pinjaman online ilegal