Tag: Good Corporate Governance

Komisaris Utama PT meninjau dokumen tata kelola untuk menghindari sanksi hukum akibat penyalahgunaan wewenang
Artikel
Redaksi LEXmedia

Sanksi Penyalahgunaan Wewenang Komisaris Utama

LEXmedia. Komisaris Utama menempati posisi strategis dalam struktur organ Perseroan Terbatas (PT). Namun, kewenangan tersebut tetap memiliki batas hukum yang tegas. Ketika seorang Komisaris Utama melampaui fungsi pengawasan, ia memasuki ranah pengurusan operasional. Akibatnya, hukum Indonesia menyediakan sanksi Komisaris Utama PT yang berlapis. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memahami

Penandatanganan dokumen tata cara KPBU Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah antara pemerintah dan badan usaha
Artikel
Redaksi LEXmedia

Tata Cara KPBU Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

LEXmedia. Pemerintah Indonesia terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur nasional melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai tata cara pengadaan barang/jasa pemerintah (PBJP) menjadi krusial bagi penyelenggara negara maupun pelaku usaha. Pengadaan barang/jasa pemerintah dengan skema ini menuntut kepatuhan regulasi yang sangat ketat.

Direksi perusahaan menandatangani dokumen keputusan bisnis sebagai bentuk tanggung jawab direksi dalam Prinsip Limited Liability
Artikel
Redaksi LEXmedia

Tanggung Jawab Direksi dalam Prinsip Limited Liability

LEXmedia. Prinsip tanggung jawab terbatas (Limited Liability) kerap dipahami sebagai perisai mutlak bagi Direki perusahaan. Padahal, pemahaman ini keliru dan berpotensi menimbulkan risiko hukum yang serius. Tanggung jawab direksi atas kerugian perusahaan sebenarnya memiliki batas yang jelas dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT). Oleh karena

Ilustrasi rapat umum pemegang saham untuk proses buyback saham dissentient RUPS secara transparan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Hak Dissentient dan Buyback Saham Saat RUPS

LEXmedia. Perseroan terbatas sering kali mengambil keputusan strategis melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun, keputusan tersebut tidak selalu menghasilkan mufakat dari seluruh pihak. Sebagian pemegang saham minoritas terkadang menolak aksi korporasi yang bersifat fundamental. Oleh karena itu, hukum memberikan hak keluar demi melindungi kepentingan mereka. Regulasi menyediakan buyback saham

Dokumen hukum Saham Seri A Dwiwarna di atas meja rapat BUMN dengan latar belakang bendera Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Hak Veto Negara Saham Dwiwarna BUMN

LEXmedia. Pemerintah Indonesia terus memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui berbagai instrumen hukum strategis. Salah satu instrumen yang memiliki daya ikat yuridis sangat kuat adalah kepemilikan saham istimewa oleh negara. Negara menggunakan saham seri A Dwiwarna BUMN untuk mempertahankan kendali mutlak pada perusahaan pelat merah, terutama yang

Analisis implikasi hukum superholding BUMN Danantara Indonesia bagi investor asing dalam rapat koordinasi hukum korporasi
Artikel
Redaksi LEXmedia

Implikasi Hukum Danantara Bagi Investor Asing

LEXmedia. Pembentukan superholding BUMN bernama Danantara Indonesia menjadi kebijakan paling strategis dalam reformasi tata kelola perusahaan milik negara. Langkah besar ini tidak hanya mengubah struktur kepemilikan internal, namun juga membawa implikasi hukum superholding BUMN Danantara Indonesia bagi investor asing secara signifikan. Perubahan masif ini terjadi dalam kerangka regulasi yang sangat

Dokumen hukum UU No. 1/2025 dan Danantara sebagai representasi cara Danantara Indonesia mengelola dividen BUMN secara transparan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Mengelola Dividen BUMN lewat Danantara

LEXmedia. Pengelolaan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selalu menjadi isu strategis dalam perekonomian Indonesia. Dividen yang dihasilkan oleh perusahaan negara merupakan salah satu sumber Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang sangat signifikan. Oleh karena itu, tata kelola yang tepat sangat diperlukan untuk memastikan optimalisasi manfaat bagi keuangan negara. Dalam

Rapat pengambilan keputusan investasi BUMN terkait kewenangan hukum Lembaga Danantara
Artikel
Redaksi LEXmedia

Kewenangan Hukum Investasi Danantara

LEXmedia. Dinamika hukum bisnis di Indonesia mencatat sejarah baru lewat kehadiran Lembaga Danantara Indonesia. Kehadiran entitas baru ini memicu diskusi hangat mengenai kewenangan hukum lembaga Danantara dalam investasi BUMN. Pembentukan lembaga ini bukan sekadar urusan restrukturisasi administratif biasa. Namun, kebijakan ini menandai perubahan paradigma besar dalam tata kelola investasi kekayaan

Analisis mendalam mengenai Tanggung Jawab Direksi Perseroan Terbatas dalam rapat dewan direksi perusahaan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Tanggung Jawab Direksi PT Terbaru

LEXmedia. Direksi memegang peran sentral dalam menggerakkan roda operasional perusahaan di Indonesia. Namun, kekuasaan besar ini menyisakan risiko hukum yang signifikan bagi pribadi pengurus. Pemahaman mengenai tanggung jawab direksi perseroan terbatas (PT) menjadi benteng pertahanan paling vital. Hal ini terutama berlaku bagi para pengurus yang ingin menjaga keberlangsungan bisnis sekaligus

Analisis Tanggung Jawab Hukum Holding Company terhadap Anak Perusahaan Pailit dalam diskusi hukum strategis yang dihadiri oleh praktisi hukum, menampilkan referensi UU No. 40/2007 dan UU No. 37/2004
Artikel
Redaksi LEXmedia

Tanggung Jawab Hukum Holding Company Anak Perusahaan Pailit

LEXmedia. Struktur kelompok perusahaan (group company) kini menjadi standar dalam operasional bisnis modern di Indonesia. Skema ini melibatkan perusahaan induk (holding company) dan anak perusahaan (subsidiary company). Secara yuridis, setiap entitas merupakan subjek hukum yang berdiri sendiri. Prinsip ini memberikan hak dan kewajiban independen kepada masing-masing perusahaan. Kita mengenalnya sebagai