Tag: KUHP Baru

Ilustrasi kategori denda pidana KUHP dengan palu hakim dan uang rupiah di atas meja pengadilan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Kategori Denda Pidana dalam KUHP

LEXmedia. Kategori denda pidana dalam KUHP Baru menjadi pengetahuan penting bagi masyarakat dan pelaku usaha sejak Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) resmi berlaku pada 2 Januari 2026. Sistem denda lama tersebar di ratusan pasal dengan nominal yang berbeda-beda. Namun, KUHP baru menggantinya dengan struktur

Hakim Indonesia menerapkan living law dalam masyarakat saat membacakan putusan di ruang sidang pengadilan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penerapan Living Law dalam Masyarakat

LEXmedia. Konsep living law dalam masyarakat kembali menjadi sorotan utama dunia peradilan Indonesia. Hakim tidak lagi sekadar corong undang-undang tertulis. Sebagai penegak keadilan substantif, hakim wajib menggali nilai hukum yang tumbuh di tengah masyarakat. Fenomena ini bukan sekadar wacana akademis belaka, kini memiliki landasan konstitusional dan legislatif yang kuat. Artikel

Ruang sidang pengadilan Indonesia sebagai ilustrasi mekanisme pidana mati masa percobaan dalam KUHP baru
Artikel
Redaksi LEXmedia

KUHP Baru: Pidana Mati Masa Percobaan 10 Tahun

LEXmedia. Pidana mati masa percobaan menjadi salah satu terobosan penting dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) nasional. Ketentuan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yang telah resmi berlaku sejak 2 Januari 2026. Berbeda dengan KUHP lama warisan kolonial, aturan baru ini memberikan jalan tengah antara pihak

Praktisi hukum menganalisis penerapan vicarious liability kecelakaan kerja bagi tanggung jawab perusahaan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Vicarious Liability dalam Kecelakaan Kerja

LEXmedia. Kecelakaan kerja sering menimbulkan pertanyaan mendasar: siapa yang bertanggung jawab atas kerugian pekerja? Doktrin vicarious liability dalam kecelakaan kerja menjawab pertanyaan ini dengan tegas. Doktrin ini menempatkan perusahaan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian karyawannya, meskipun perusahaan tidak melakukan kesalahan secara langsung. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat

Direktur perseroan meninjau dokumen keuangan terkait fraud oleh direksi di ruang rapat korporat
Artikel
Redaksi LEXmedia

Risiko Hukum Fraud oleh Direksi Perseroan

LEXmedia. Fraud oleh direksi merupakan salah satu ancaman tata kelola paling serius bagi perseroan terbatas di Indonesia. Direksi memegang kewenangan pengurusan yang luas, sehingga penyalahgunaan posisi tersebut dapat menimbulkan kerugian material bagi perseroan, pemegang saham, dan kreditur. Oleh karena itu, pemahaman menyeluruh atas kerangka hukum yang mengatur pertanggungjawaban direksi menjadi

Perbandingan buku KUHP Lama (WvS) dan KUHP Baru Nasional di atas meja hukum, menggambarkan transisi paradigma hukum pidana Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Perbedaan Paradigma KUHP Lama vs KUHP Baru

LEXmedia. Sejak 2 Januari 2026, Indonesia resmi meninggalkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana warisan kolonial. Pemerintah memberlakukan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Nasional. Perubahan ini bukan sekadar revisi pasal biasa. Perbedaan KUHP lama vs KUHP baru ini menyentuh cara berpikir mendasar tentang keadilan pidana. Oleh karena itu, masyarakat wajib

Ilustrasi sidang pengadilan yang menggambarkan penerapan hak terdakwa KUHP Nasional di ruang sidang Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Dampak KUHP Nasional Hak Terdakwa

LEXmedia. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional resmi berlaku sejak 2 Januari 2026. Perubahan ini membawa konsekuensi besar bagi sistem peradilan pidana Indonesia. Oleh karena itu, memahami dampak KUHP Nasional terhadap hak terdakwa menjadi kebutuhan mendesak bagi akademisi, praktisi, maupun masyarakat awam. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP menggantikan

Penerapan Pemidanaan Alternatif Pelaku Tindak Pidana secara adil di pengadilan Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Pemidanaan Alternatif Pelaku Pidana

LEXmedia. Sistem peradilan pidana di Indonesia kini mengalami transformasi besar yang lebih humanis dan progresif. Oleh karena itu, aparat penegak hukum mulai mengutamakan pendekatan keadilan restoratif dalam menyelesaikan perkara. Pemerintah merancang kebijakan ini untuk mengatasi masalah akut over kapasitas di berbagai lembaga pemasyarakatan. Selain itu, langkah strategis ini dapat mempercepat

Ilustrasi palu sidang pengadilan untuk menganalisis apakah skorsing kampus menghapus tuntutan pidana pelecehan seksual
Artikel
Redaksi LEXmedia

Skorsing Kampus dan Pidana Kekerasan Seksual

LEXmedia. Kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi semakin menjadi sorotan tajam publik belakangan ini. Banyak institusi pendidikan langsung mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi administratif kepada pelaku. Sanksi tersebut biasanya berupa pembekuan hak akademik temporer bagi mahasiswa atau dosen yang terlibat. Namun, sebuah pertanyaan besar sering kali muncul di

Konsekuensi Hukum Menghilangkan Barang Bukti Korupsi di Masa Penyidikan yang realistis di meja peradilan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Sanksi Menghilangkan Bukti Korupsi Masa Penyidikan

LEXmedia. Proses penegakan hukum tindak pidana korupsi membutuhkan pembuktian yang sangat kuat. Aparat penegak hukum selalu mengandalkan keutuhan alat bukti untuk menjerat pelaku kejahatan keuangan. Namun, tantangan besar sering muncul ketika pihak tertentu berupaya menyembunyikan rekam jejak kejahatan mereka. Oleh karena itu, publik harus memahami konsekuensi hukum menghilangkan barang bukti