Tag: Hukum Acara Pidana

Dokumen perjanjian di meja ruang sidang sebagai ilustrasi DPA korporasi atau perjanjian penundaan penuntutan dalam KUHAP baru
Artikel
Redaksi LEXmedia

DPA Korporasi dalam KUHAP

LEXmedia. Sejak 2 Januari 2026, penegak hukum Indonesia memiliki instrumen baru untuk menangani kejahatan perusahaan. Instrumen itu bernama Perjanjian Penundaan Penuntutan atau Deferred Prosecution Agreement (DPA). Melalui DPA Korporasi, penuntut umum dapat menunda penuntutan terhadap perusahaan yang bersedia memulihkan kerugian dan membenahi tata kelolanya. Namun, mekanisme ini bukan jalan pintas

Berkas perkara pidana dan palu hakim di ruang sidang pengadilan negeri, ilustrasi praperadilan pasca pelimpahan perkara
Artikel
Redaksi LEXmedia

Praperadilan Pasca Pelimpahan Perkara

LEXmedia. Banyak tersangka dan advokat kini mempertanyakan nasib praperadilan pasca pelimpahan perkara ke pengadilan. Pertanyaan ini wajar. Sejak 2 Januari 2026, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP Baru) mengubah hubungan antara praperadilan dan pokok perkara. Selanjutnya, Mahkamah Agung menerbitkan SEMA Nomor 3 Tahun 2026

Auditor memeriksa dokumen terkait kewenangan kerugian keuangan negara
Artikel
Redaksi LEXmedia

Putusan MK: Kewenangan Kerugian Keuangan Negara

LEXmedia. Polemik tentang kewenangan kerugian keuangan negara telah lama mewarnai penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia. Selama bertahun-tahun, penyidik, jaksa, dan hakim kerap menghadapi ketidakpastian mengenai lembaga yang berhak menyatakan kerugian negara secara sah. Namun, polemik tersebut kini menemukan titik terang. Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Nomor 28/PUU-XXIV/2026 menegaskan batas

Kamera CCTV di ruang pemeriksaan sebagai ilustrasi rekaman pemeriksaan tersangka oleh penyidik dan advokat
Artikel
Redaksi LEXmedia

Kewajiban Rekaman Pemeriksaan Tersangka

LEXmedia. Rekaman pemeriksaan tersangka kini bukan lagi sekadar praktik baik. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP (UU 20/2025) menjadikannya kewajiban penyidik. KUHAP baru ini mulai berlaku pada 2 Januari 2026 dan menggantikan UU Nomor 8 Tahun 1981. Namun, banyak pihak masih bertanya apa yang harus penyidik rekam, siapa yang

Palu hakim dan timbangan keadilan di ruang sidang, menggambarkan proses hukum kasasi putusan bebas dalam peradilan pidana Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Kasasi Putusan Bebas, Bolehkah?

LEXmedia. Pertanyaan mengenai apakah putusan bebas bisa diajukan kasasi kembali mengemuka setelah Mahkamah Agung menerbitkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2026. Selama lebih dari empat dekade, praktik peradilan pidana Indonesia diwarnai perdebatan panjang mengenai batas kasasi putusan bebas. Oleh karena itu, artikel ini mengulas dasar hukum, sejarah

Ilustrasi sidang pengadilan yang menerapkan mekanisme plea bargain KUHAP 2025 di ruang sidang pengadilan negeri Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Mekanisme Plea Bargain dalam KUHAP

LEXmedia. Sistem peradilan pidana Indonesia memasuki babak baru. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP resmi berlaku sejak 2 Januari 2026. Beleid ini mengenalkan mekanisme plea bargain untuk pertama kalinya dalam hukum acara pidana nasional. Sebelumnya, hukum acara pidana Indonesia tidak mengatur instrumen ini secara formal. Oleh karena itu, kehadiran

Advokat Indonesia menjalankan peran advokat KUHAP baru di ruang sidang pengadilan
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penguatan Peran Advokat dalam KUHAP

LEXmedia. Pembaruan hukum acara pidana Indonesia membawa dampak signifikan terhadap peran advokat dalam KUHAP baru. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana resmi menggantikan KUHAP lama sejak 2 Januari 2026. Oleh karena itu, advokat kini menempati posisi yang jauh lebih kuat dalam sistem peradilan pidana nasional.

Ilustrasi syarat sah penetapan tersangka dalam proses penyidikan pidana di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Syarat Sah Penetapan Tersangka Tanpa Pemeriksaan

LEXmedia. Publik hukum Indonesia kembali membahas polemik penetapan status tersangka tanpa pemeriksaan terlebih dahulu terhadap calon tersangka. Kasus penetapan tersangka seorang mantan pejabat penegak hukum menjadi pemicu utama perdebatan ini pada pertengahan 2026. Banyak pihak mempertanyakan syarat sah penetapan tersangka apabila penyidik belum memeriksa yang bersangkutan sebagai saksi. Pertanyaan ini

Pria duduk merenung di lorong pengadilan, menggambarkan pemulihan hak korban salah tangkap
Artikel
Redaksi LEXmedia

Hak Korban Salah Tangkap dalam KUHAP

LEXmedia. Peristiwa salah tangkap masih terjadi dalam praktik penegakan hukum di Indonesia. Seseorang yang tidak bersalah dapat mengalami penahanan akibat kekeliruan identitas atau error in persona. Kondisi ini menimbulkan kerugian materiil dan immateriil bagi hak korban salah tangkap. Oleh karena itu, negara menyediakan mekanisme hukum untuk memulihkan hak-hak mereka. Artikel

Ilustrasi proses penetapan tersangka TPPU dalam penyidikan pencucian uang di Indonesia
Artikel
Redaksi LEXmedia

Penetapan Tersangka TPPU Tanpa Pemeriksaan Saksi

LEXmedia. Isu Penetapan Tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tanpa pemeriksaan saksi pelapor kembali mengemuka dalam beberapa proses praperadilan terakhir. Publik mempertanyakan apakah penyidik boleh menetapkan status tersangka tanpa lebih dulu memanggil pihak yang melapor. Pertanyaan ini penting karena menyangkut hak asasi seseorang sekaligus efektivitas penegakan hukum pencucian uang. Artikel